Cara Hidup Sehat ala Rasulullah Saw

Betapa begitu banyak nikmat yang telah disediakan Tuhan kepada kita hambaNYA. Hingga mustahil untuk menuliskan seluruhnya. Alam dan segala isinya disediakan untuk menjadi tempat hidup, Al-qur’an diturunkan untuk menjadi pedoman hidup, dan Rasulullah dihadirkan untuk menjadi suri tauladan dalam bertindak dan bersikap.

Namun betapa banyak juga dari kita yang tidak memanfaatkan nikmat itu dengan sebaik-baik cara. Alam diperlakukan semena-mena, Al-qur’an tidak sempat dibaca, sosok Rasulullah yang harusnya jadi idola, hanya tinggal di mulut saja.

Rasulullah sengaja Tuhan hadirkan ke bumi, hadir diantara orang-orang terdahulu, untuk dapat kita contoh. Begitu banyak sisi kehidupan Rasulullah yang dapat kita tauladani untuk menjadi penuntun dalam hidup. Pasti tidak akan merugi jika mengambil contoh langsung dari beliau, karena langsung mendapat petunjuk dari Sang Pemilik Kesehatan, Allah SWT.

Rasulullah hanya mengalami sakit sebanyak dua kali, yaitu pada saat diracuni dan pada saat beliau menjelang wafat. Berbeda sekali jika dilihat pada zaman sekarang ini, betapa banyak kita yang berdiam di rumah sakit, rajin berkunjung ke dokter, hingga harus memiliki kartu sehat. Dokter pada zaman Rasululullah saja tidak laku, sehingga bukan masyarakat yang mencari dokter, namun sebaliknya, hingga si dokter tersebut hijrah ke tempat lain.

Allah jelas menyatakan cintaNYA, bahwa IA lebih mencintai hambaNYA yang kuat daripada yang lemah. Dengan kekuatan dan tubuh fit yang dimiliki, kita akan dapat berbuat lebih banyak, tidak menjadi beban, dan memberi manfaat bagi orang lain. Dan hal tersebut, mustahil terjadi jika kita sering mengalami sakit. Contoh nyata sudah ada, tinggal meniru kehidupan Rasulullah saja. Perkara selesai, gampang kan?.. Kenapa masih harus merujuk ke pedoman kesehatan yang belum tentu benar manfaatnya baik bagi tubuh. Ada baiknya kita mengetahui apa rahasia hidup sehat yang diterapkan Rasulullah dalam kehidupannya, yang sudah menunjukkan bahwa beliau jarang mengalami sakit. Ada 8 kunci rahasia yang diterapkan, simak yuk..

Rahasia Satu : Menjaga iman

Ya, kunci rahasia yang pertama adalah menjaga keimanan. Menjaga keimanan dengan baik akan berbanding lurus dengan memiliki kesehatan yang baik pula. Alur sederhananya, kirakira begini, dengan menjaga iman di hati, kita dapat memperoleh ketenangan hidup (yang sangat mahal harganya itu), memiliki emosi yang baik, melahirkan hormon-hormon baik, menghasilkan kebahagiaan yang luar biasa, sehingga berpengaruh terhadap kesehatan yang baik pula. Siap untuk menjaga kunci rahasia yang pertama? :)

 

Rahasia dua : Bangun pagi hari

Jam berapa kamu bangun pagi hari ini? Jika masih bangun sesudah subuh, salahkan diri sendiri kalo kamu masih sering sakit. Kenapa?.. Karena kamu sudah kehilangan keajaiban di pagi hari. Di pagi hari, Allah menyebarkan banyak ‘virus’ kekuatan yang menjadi sumber hormon pemberi tenaga bagi tubuh. Dan waktunya adalah sebelum waktu subuh menjelang. So, banyak merugi kan kalo bangun telat? :)

Rahasia tiga : Beribadah dengan benar

Kata kunci untuk rahasia satu ini adalah ‘benar’. Kita mungkin sudah melakukan ibadah setiap harinya, namun apakah seluruh ibadah yang kita lakukan sudah dilakukan dengan benar?. Itu pertanyaan pentingnya. Apakah sudah melakukan wudlu dengan benar?, Apakah sudah mendirikan sholat wajib dan sunah dengan benar?, Apakah sudah membaca Al-Qur’an, berpuasa, bersedekah, dan melakukan haji dengan benar? Hayo, sudah jawab iyess semua belom? :)

Rahasia empat: Menjaga kebersihan diri

Pesan Rasulullah untuk umat manusia adalah agar menjaga kebersihan diri dengan baik, mulai dari melakukan khitan, memangkas bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan mencukur kumis. Semua pesan itu bermaksud untuk menjaga tubuh kita agar tidak didiami mikroorganisme berbahaya yang dapat menjadi sumber penyakit bagi kita sendiri. Lanjut rahasia berikutnya ya :)

Rahasia lima: Makan makanan yang halal dan baik

Allah memerintahkan kita untuk makan makanan yang halal lagi baik. Ketentuan mana makanan halal atau bukan sudah diberi petunjuk dengan jelas. Rasulullah selalu makan makanan yang baik. Kriteria makanan yang baik menurut beliau adalah tidak mengandung pengawet, penyedap, perisa, pewarna, gula pasir, obat-obatan kimia, dan bukan merupakan produk olahan, fast food, dan bukan makanan instan. Pantas saja banyak jenis penyakit yang ada sekarang, karena begitu banyak makanan tidak baik yang sudah kita masukkan ke dalam perut. Benar bukan?

Rahasia enam : Menerapkan diet ala Rasulullah

Konsep sederhana dari diet ala Rasulullah ini adalah menjaga gizi makanan yang masuk kedalam perut agar selalu dalam kondisi seimbang. Jadi pesan Rasul untuk tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang adalah jurus sakti dalam diet ala Rasul. Berbeda sekali dengan kita yang suka berlebay-lebay ria dalam hal makanan.

 

Rahasia tujuh: Berobat sesuai anjuran Rasulullah

Penyakit yang tidak ada obatnya hanya ada satu, yaitu penyakit masa tua. Jadi, selain itu Allah sudah menurunkan obat untuk segala jenis penyakit. Cara berobat yang dianjurkan Rasul adalah dengan melakukan ruqyah (karena bacaan Al-qur’an itu adalah penyembuh) dan melakukan bekam. Sederhana kan?

Rahasia delapan : Melahirkan generasi saleh

Anak merupakan generasi harapan untuk melanjutkan kehidupan di masa depan. Banyak harapan orang tua yang tertumpuk di dirinya. Untuk memperoleh panen generasi sehat dan luar biasa harus dimulai dari benih dan lingkungan yang sehat pula. Mempersiapkan hal tersebut merupakan PR bagi pribadi kita masing-masing.

Itu delapan kunci rahasia hidup sehat yang telah dicontohkan Rasul. Kita tinggal menerapkan tiap rahasia tersebut dan rasakan sendiri keajaibannya dalam hidup. Selamat hidup sehat ya :)
Referensi :
Akbar, Zaidul. Jurus Sehat Rasulullah. 2014. Bandung: Sygma Examedia Arkanleema.

Muhammad, Abdul Basith. Pola Makan Rasulullah. 2009. Jakartaa: Almahira.