5 Cara Menyimpan Bahan Makanan Yang Baik

 

Setiap rumah tangga zaman serba praktis ini tentu memiliki sebuah lemari pendingin. Lemari pendingin ini diperlukan untuk menyimpan sementara makanan atau minuman yang diberi jeda untuk dikonsumsi. Lemari pendingin menjadi sebuah kebutuhan vital, terlebih bagi keluarga yang ekstra sibuk. Umumnya, seorang wanita ingin mempersembahkan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Diantara sekian banyak list pekerjaan rumah tangga yang harus dilakukan oleh seorang ibu, belanja merupakan agenda harian atau mingguan yang masuk daftar prioritas.

Bijak mengelola waktu merupakan rahasia sukses menjadi ibu idaman keluarga. Agenda belanja bisa saja dilaksanakan harian atau mingguan. Bijak mengelola keuangan saat belanja juga harus diiringi dengan bijak saat menyimpan bahan makanan yang sudah dibeli. Kalo tidak, semua yang dibelanjakan akan menjadi sia-sia atau menjadi buang duit saja. Sayur mayur, buah, ikan, daging, bumbu-bumbu yang dibeli akan terbuang percuma jika tidak disimpan dengan baik. Disinilah peran penting lemari pendingin membantu tugas seorang ibu menjadi sangat penting.

Menyimpan bahan-bahan makanan dengan baik sebelum dikonsumsi esoknya, pertengahan atau akhir minggu menjadi hal yang wajib diperhatikan. Jangan sampai, beli pisang yang sudah matang tetapi disimpan ke dalam lemari pendingin. Alhasil, pisang tersebut akan timbul bintik-bintik coklat, selain tidak enak dipandang, pisang tersebut akan menjadi lebih benyek. Sebaliknya, jika pisang tersebut belum matang jangan disimpan juga di dalam lemari pendingin, tapi simpanlah di suhu ruang saja, karena pisang tersebut tidak butuh suhu yang lembab agar matang.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat menyimpan bahan makanan adalah:

  1. Memastikan bahan makanan memiliki kualitas yang baik

Lemari pendingin hanya bisa mempertahankan kualitas dari bahan-bahan tersebut. Lemari pendingin tidak bisa meningkatkan kualitas mutu. Dengan fungsi tersebut, pemilihan bahan makanan yang bermutu baik di tempat belanja menjadi langkah awal untuk memperoleh bahan makanan yang baik. Jangan sampai kita mengharapkan setelah masuk lemari pendingin , kualitas suatu bahan makanan yang kita beli menjadi baik. Sayur, buah, tomat, cabai, bawang yang kita beli di pasar harus bermutu baik, misalnya penampakan luarnya bersih, tidak benyek, tidak tertusuk ranting, tidak ada bekas gigitan binatang. Jika mutu awal bahan makanan sudah tidak baik, maka ia juga tidak akan bertahan lama di dalam lemari pendingin. Jika kecolongan, melihatnya setelah sesampainya di rumah, Anda bisa mememotong bagian yang ‘terluka’ tersebut dan kemudian membuangnya. Bagian yang masih baik, bisa lebih dulu dimasak untuk mencegah bahan menjadi lebih rusak lagi.

 

  1. Mencuci bahan makanan sebelum masuk ke dalam lemari pendingin

Bahan makanan yang dimasukkan ke dalam lemari pendingin, haruslah dalam keadaan bersih. Terlebih jika kita belanja di pasar tradisional, begitu banyak pencemaran yang berasal dari lokasi pasar, tempat menjual, kontaminasi dari penjual hingga selama perjalanan. Kontaminasi bisa dari mana saja bukan?. Bahan makanan yang kotor bisa menjadi sumber kontaminasi bagi bahan makanan lain yang sudah ada di lemari pendingin sebelumnya. Mikroorganisme ini juga dapat memicu proses pembusukan, yang tentu Anda tidak mau kalo itu terjadi.

Misalnya saja, sayur harus dicuci bersih terlebih dahulu agar residu pestisida dapat ikut terbuang dengan air mengalir. Telur harus dicuci dari bekas kotoran ayam,atau kotoran yang berasal dari kandang. Pori-pori kulit telur sangat mudah menjadi jalan kontaminasi dari luar. Ayam dan daging harus dicuci bersih dari sisa-sisa darah. Darah merupakan media hidup bagi mikroba yang kaya gizi. Ikan harus dibersihkan dari sisik, insang dan kotoran perut agar layak masuk ke dalam lemari pendingin.

 

  1. Memisahkan bahan makanan sesuai dengan karakteristiknya

Setiap bahan makanan punya karakteristik khas. Kita tidak bisa sembarang memasukkan seluruh bahan makanan yang kita beli ke dalam lemari pendingin. Secara umum lemari pendingin punya dua ruang pendingin dengan suu yang berbeda. Ruang pendingin atas (freezer) yang memiliki suhu paling rendah, digunakan untuk menyimpan daging, ayam, dan ikan. Bahan makanan ini merupakan bahan makanan dengn kandungan protein tinggi, sehingga butuh pembekuan untuk mempertahankan mutunya. Sedangkan bahan makanan seperti sayur dan buah-buahan disimpan di ruang pendingin bawah karena kandungan proteinnya yang rendah.

Sedangkan untuk bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, atau lengkuas diletakkan di luar lemari pendingin. Bahan makanan ini memiliki aroma yang tajam yang dapat mengganggu aroma bahan makanan lain di dalam lemari pendingin. Selain itu, bumbu-bumbu termasuk bahan makanan yang butuh kondisi kering sehingga tidak perlu disimpan di dalam lemari pendingin.

 

  1. Mempersiapkan bahan makanan untuk thawing

Thawing atau sederhanannya disebut pencairan adalaah proses yang khusus dilalui oleh bahan makanan protein tinggi, seperti ayam, daging, dan ikan. Ketiga jenis bahan makanan ini sebaiknya dipisahkan wadahnya. Hal ini penting untuk memudahkan proses pencairan dari freezer. Proses thawing ini sebaiknya dilakukan di ruang pendingin bawah. Ketika akan dimasak, sehari sebelumnya dikeluarkan dari freezer dan dimasukkan ke dalam ruang khusus penyimpanan ikan, ayam, atau daging. Umumnya posisi ruangannya ada di bawah freezer. Proses ini sebaiknya tidak dilakukan di luar lemari pendingin karena akan mengundang masuknya mikroba lain.

 

  1. Membersihkan lemari pendingin dengan teratur

Lemari pendingin merupakan area tempat lalu lalang bahan makanan segar berpindah atau keluar masuk. Menjaganya untuk tetap bersih akan menjadi rumah yang nyaman bagi bahan makanan yang kita simpan di dalamnya. Jika kondisi penyimpanannya bersih, maka kemungkinan terjadinya kontaminasi silang antara bahan makanan akan semakin kecil. Sama halnya seperti kita, jika kita tinggal dan hidup dalam rumah yang bersih akan memberikan kondisi yang sehat bagi semua anggota keluarga.

 

Semoga sekarang tidak perlu bingung lagi bagaimana harus menyimpan bahan makanan di lemari pendingin Anda.

 

Salam tetap Sehat ^_^